Selasa, 20 Oktober 2015

7 Tips Bisnis dari 7 Entrepreneur Terkenal !


Untuk seorang entrepreneur terutama yang baru memulai, sangatlah penting untuk berinvestasi tidak hanya dengan dana tetap juga pengetahuan, ketrampilan, pengalaman dan peningkatan kualitas pibadi secara menyeluruh. 

Dan untuk itulah Anda harus pintar-pintar memilih siapa yang menjadi teman dan mentor Anda karena sebagian besar yang membentuk diri Anda sebagai entrepreneur ialah orang-orang di sekeliling Anda.

Namun, jika Anda merasa tidak memiliki banyak teman apalagi mentor yang tepercaya, membaca buku dan literatur lain seperti blog atau situs yang kredibel merupakan sebuah solusi alternatif untuk membentuk pribadi entrepreneur tanpa harus repot-repot memilih teman dan mentor dalam kehidupan sehari-hari. 


Berikut ini merupakan tujuh tips dari 7 pebisnis veteran yang dikumpulkan oleh Neil Patel yang menurutnya sangat inspiratif dan penting bagi entrepreneur pemula.

(1) "Tidak ada yang namanya taruhan yang aman." (David Niu - menjual sebuah perusahaan kepada aQuantive dan juga salah seorang pendiri BuddyTV)
Jangan terlalu mudah percaya dengan sebuah tawaran bisnis yang terdengar atau terlihat menggiurkan dan sangat menguntungkan. Biasanya tawaran itu diberikan kepada orang lain termasuk Anda, bukan karena alasannya menguntungkan (karena jika memang sudah 100% benar, orang yang memberitahu Anda pastinya tidak akan mau memberitahu Anda dan berinvestasi sendirian saja). Alasan utamanya lebih untuk mendistribusikan risiko yang mereka akan hadapi dalam berinvestasi di sana. Dengan kata lain, jika tidak berhasil, paling tidak kerugian mereka tidak sebesar saat sendirian.

(2) "Bersikaplah mandiri dan proaktif." (Jeremy Schoemaker - menjual sebuah perusahaan ke MediaWhiz dan menghasilkan laba $132.994.97 dari Google per bulannya)
Pertahankan diri Anda sendiri dan janganlah takut dan ragu untuk menghadapi orang lain. Jika Anda membiarkan orang menekan Anda, Anda hanya akan lelah dan muak. Membiarkan diri untuk ditekan memang bisa ditoleransi pada awalnya namun jika intensitasnya makin tinggi dan lama, tidak ada jalan lain selain bersikap asertif karena risikonya ialah Anda dan bisnis Anda akan terpengaruh secara negatif dari tekanan ini. Tegaslah pada diri Anda sehingga tidak terus menerus ditekan oleh orang lain.

(3) "Anda tidak perlu memulai usaha untuk menjadi sukses." (Ben Huh - membeli I Can Has Cheezburger)
Bagi entrepreneur yang berpikiran praktis, mendirikan sebuah usaha dengan tujuan menjadi entrepreneur sukses merupakan hal terakhir dalam otak mereka. Jika Anda berpikiran lebih praktis dan pragmatis, nasihat Ben Huh pastinya akan Anda amini. Cukup dengan survei dan meneliti usaha apakah yang sedang bekembang pesat sekarang tetapi sedang mengalami kekurangan modal, Anda bisa berinisitaif membeli usaha potensial tersebut dan kemudian mengembangkannya dengan lebih inovatif sehingga akan lebih menguntungkan di masa depan.

(4) "Jika Anda mau tetap menghasilkan uang, Anda juga harus tetap menghabiskan sebagian untuk diri sendiri." (John Reese - bapak email marketing dan pemilik Lamborghini)
Logikanya sederhana saja, Anda terus menerus bekerja dan menabung, tetapi Anda melupakan diri sendiri. Anda terlalu ketat dengan rencana keuangan yang sudah disusun hingga tidak ada celah bahkan untuk sedikit menyenangkan diri Anda sendiri. Kendurkan kendali ketat itu sejenak dan belanjakan sebagian uang yang Anda susah payah dapat itu secara proporsional. Secara psikologis, ini kana menimbulkan efek yang baik karena bagaimanapun seorang entepreneur juga berhak untuk menikmat hidup. Kerja keras bukanlah tujuan tetapi alat untuk mencapai kebahagiaan.

(5) "Hanya karena Anda punya uang, tidak berarti Anda bisa menghambur-hamburkannya." (Andy Liu - menjual sebuah perusahaan ke aQuantive dan merupakan salah seorang pendiri BuddyTV )
Jika usaha Anda masih dalam tahap perkembangan, agaknya terlalu dini untuk dapat berbelanja dengan leluasa apalagi menjadi boros. Bagaimanapun juga berhemat ialah satu-satunya hal yang harus Anda lakukan selama fase ini. Kekurangcermatan dalam pengelolaan keuangan hanya akan membuat usaha Anda sulit berkembang.

(6) "Mengumpulkan modal patungan lebih sulit daripada disambar petir." (Guy Kawasaki - penulis, entrepreneur, dan investor malaikat)
Seorang penanam modal yang bersedia memberikan modal pada usaha baru yang penuh risiko biasanya tidak mengerti mayoritas investasi yang dibawa ke hadapannya. Namun jika Anda dapat membuat investor itu berpikir bahwa mereka dapat menyumbang sesuatu pada perusahaan Anda dan bila Anda dapat menunjukkan perkembangan usaha Anda, investor pasti akan merasa kecewa jika tidak menananmkan modal ke usaha Anda.

(7) "Tidak ada salahnya menjadi yang terakhir." (Alex Algard - investor dan pendiri WhitePages.com)
Apabila Anda melewatkan sebuah peluang, siapa peduli, masih ada banyak peluang di luar sana. Lihat siapa lagi yang terlibat dan pertimbangkan dengan masak sebelum mengambil sebuah tindakan dan memutuskan terikat pada sebuah komitmen.

Kamis, 03 September 2015

5 Kebiasaan Orang Sukses yang Bisa Anda Tiru.


Banyak orang mengatakan bahwa setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi orang sukses dan ini memang benar. Hal ini memang benar, dan nyatanya hanya sedikit orang yang bisa memanfaatkan kesempatan tersebut sehingga akhirnya menjadi sukses dan banyak juga diantara mereka yang malah menyia-nyiakannya sehingga mereka menjalani kehidupan monoton dan biasa saja.

Untuk meraih sebuah kesuksesan tak semudah seperti membalikkan telapak tangan. Banyak cobaan, ujian, dan tantangan yang harus dilaluinya. Dan untuk melaluinya pun tak semudah yang dibayangkan oleh kebanyakan orang. Harus dengan usaha dan tekat yang kuat serta doa agar bisa diberi kelancaran. Untuk menjadi seseorang yang sukses juga membutuhkan waktu yang tak sebentar, bahkan bisa dibilang sangat lama, tergantung usaha yang ia lakukan.


Dalam perjalanan menuju kesuksesan, kedisiplinan dan kebiasaan memiliki peran yang sangat penting, karena kedua sikap itu akan menjadi penentu sukses tidaknya seseorang. Mulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang sering diabaikan orang lain, harus anda lakukan dengan disiplin dan penuh percaya diri. Sekecil apapun usaha itu pasti akan berdampak baik bagi anda dan yang melakukannya.

Sering kali orang gagal dan berhenti ditengah jalan ketika dalam perjalanan menuju kesuksesan. Mereka memilih menyerah, karena tidak sanggup melewati semua tantangan itu. Sebenarnya tantangan itu bisa anda lewati bila anda mau bersungguh-sungguh. Biasakanlah bersungguh-sungguh dalam melakukan suatu hal, karena itu akan berdampak baik dikemudian hari. Anda yang ingin sukses, anda harus melakukan kebiasaan-kebiasaan yang membuat anda sukses. 


Agar bisa sukses, ernyata mereka semua memiliki kebiasaan yang berbeda dalam menjalani hidupnya untuk meraih sebuah sukses dan berikut adalah 17 hal yang dilakukan oleh orang-orang sukses yang mungkin bisa menginspirasi anda :


1. Punya pemikiran dan sikap positif.


Mereka yang sukses pasti mempunyai pemikiran dan sikap yang positif. Itulah mengapa mereka bisa menginspirasi banyak orang, karena pemikiran dan sikap mereka yang maju. Mereka juga memiliki sudut pandang yang baik dan optimis dalam menjalani kehidupan. Itulah yang membuat mereka berhasil meraih kesuksesan.


2. Berjiwa besar.

Keluasan hati seseorang juga akan menentukan kesuksesannya. Mereka yang sukses pasti mempunyai jiwa yang besar, tak mau kalah dengan ujian, tantangan, dan hambatan. Meskipun rasa lelah pernah dirasakannya, tapi mereka tetap berjuang dengan tekat yang kuat. Jika anda ingin sukses, anda harus bisa melawan rasa keraguan dan ketakutan yang ada pada diri anda sendiri, karena sebenarnya tantangan terberat menuju kesuksesan adalah keraguan dan ketakutan yang ada dalam diri sendiri.


3. Baik kepada orang lain.

Baik buruknya sikap seseorang juga menentukan sukses tidaknya dirinya. Orang-orang yang sukses pasti memiliki hati yang tulus dan penuh kepedulian terhadap orang lain, selalu memberi apapun yang bisa ia berikan kepada orang lain. Hal itulah yang membuat mereka diingat dan disayang oleh banyak orang, dan dengan itulah kesuksesan mereka akan semakin bertambah dan bertambah setiap waktunya.


4. Merasa nyaman pada diri sendiri.

Mereka yang bisa menerima dirinya sendiri, dan merasa nyaman dengan dirinya sendiri pasti akan meraih kesuksesan dengan mudah. Lihat saja mereka-mereka yang sukses seperti Nelson Mandela, Martin Luther, Mother Teresa dan yang lainnya, mereka bisa sukses karena mereka bisa menerima apapun yang ada pada dirinya sendiri dan tidak pernah mengeluhkannya. Mereka terkenal bukan karena kecantikan, ketampanan serta kekayaan. Mereka bisa sukses dan terkenal karena mereka merasa nyaman dengan apa yang mmereka miliki.


5. Lucu.

Hidup jangan selalu dibuat sepaneng ataupun tegang, dan juga jangan selalu dibuat serius. Mereka para tokoh-tokoh terkenal dunia juga ternyata menjalani hidup mereka dengan rasa humor. Dengan sifat humor mereka, mereka jadi banyak disukai orang, karena selalu bisa menghibur disetiap suasana. Namun, sifat humor juga jangan sering dipakai. Sesekalilah bersikap humor agar orang-orang tidak merasa bosan dengan anda.


6. Mereka membuat dan berusaha memenuhi sebuah target S.M.A.R.T.

Orang-orang yang sukses adalah orang-orang yang objektif. Mereka selalu memiliki sebuah target yang realistis dalam pikirannya. Mereka tahu apa yang mereka inginkan dan berusaha untuk mengejar hal tersebut. Untuk itu mereka biasanya membuat sebuat target S.M.A.R.T. dan berusaha mewujudkannya.
Menurut Marc, target S.M.A.R.T. adalah Specific, Measurable, Attainable, Relevant, dan Timely. Mari kita bahas satu per satu.
  • Spesific – target yang ingin anda capai haruslah spesifik, tentukan batasannya dan jangan sampai target yang akan dipenuhi meluas. Target yang lebih spesifik mempunyai kesempatan untuk  anda penuhi dan anda selesaikan lebih besar dibanding target yang umum.
  • Measurable – tidak hanya spesifik, anda juga harus membuat target tersebut dapat diukur secara logis untuk mengetahui proses dari target anda. Tanyakan kepada diri anda, seperti berapa banyak? berapa lama? Sehingga anda bisa mengetahui kapai target tersebut terpenuhi.
  • Attainable – anda harus membuat target yang objektif atau dengan kata lain dapat ada capai dan selesaikan atau dengan kata lain target tersebut harus realistik dan anda tahu cara menyelesaikan target tersebut.
  • Relevant – Target yang relevan maksudnya adalah apakah target tersebut penting dan mampu anda capai serta sesuai dengan diri anda.
  • Timely – Hal ini merupakan hal penting. Waktu, anda harus mempunyai sebuah deadline atau tenggat waktu dari setiap target yang anda buat. Ini akan membantu anda untuk lebih fouks kepada usaha anda sehingga dapat menyelesaikannya sebelum tenggat waktu yang ditentukan.

Jika anda ingin berhasil dan sukses, anda harus bisa membuat target anda menjadi target yang S.M.A.R.T. karena nantinya target ini akan membantu dan memberikan motivasi kepada anda untuk berusaha menyelesaikan target tersebut.

Setiap orang yang sukses atau berusaha ingin sukses harus mempunyai target dalam hidupnya. Jika target anda adalah sebuah kesuksesan, maka ukur kesuksesan tersebut, buat lebih spesifik, jadikan objektif dan relevan dan buat deadlinenya.

Mulailah dengan sebuah target kesuksesan yang kecil, jika anda seorang penjual sepatu. Tentukan berapa yang harus anda jual dalam satu hari, misalnya target anda menjual 1 pasang sepatu setiap hari. Capailah target tersebut terlebih dahulu, setelah anda berhasil tingkatkan menjadi 5 pasang. Jika berhasil lagi tingkatkan menjadi 10 pasang. Sampai akhirnya anda dapat menjual jutaan pasang sepatu setiap harinya dan menjadi seorang pengusaha sepatu yang sukses.


7. Mereka selalu berani mengambil tindakan tegas dan segera.

Perlu anda tahu, menjadi pintar tidak menentukan anda akan menjadi orang yang sukses. Hanya orang berani melakukan tindakan untuk merubah dirinya yang dapat menjadi orang sukses dan mereka memanfaatkan orang-orang pintar untuk bekerja kepada mereka.

Siapa itu Bill Gates? 
Dia hanyalah seorang mahasiswa yang drop out dari sekolahnya dan melakukan sebuah tindakan dengan membuat sebuah software yang akhirnya mengubah dunia ini. Hasilnya? Dia berhasil sukses dengan perusahaan Microsoft yang didirikannya,

Siapa itu Richard Branson? 
Dia hanyalah seorang penderita diseleksia yang dikeluarkan dari sekolahnya dan dengan berawal dari menjual majalah, akhirnya dia berhasil membangun sebuah kerajaan bisnis bernilai miliaran dollar, bernama Virgin Group.

Jadi anda hanya perlu berani membuat tindakan tegas untuk merubah hidup anda atau bahkan hidup orang lain menjadi lebih baik dan menjadi orang yang sukses. Semua pengetahuan dan kecerdasan sebenarnya tidak berguna sama sekali tanpa ada sebuah tindakan. Simpel kan?


8. Mereka fokus menjadi produktif, bukan menjadi sibuk.

Menjadi orang yang sibuk belum tentu akan membuat anda menjadi orang yang berhasil, tapi dengan menjadi orang yang produktif pastinya akan membuant anda sukses.

Work “smarter”, not harder. Mungkin ini adalah ungkapan yang tepat untuk sekarang ini. Bagaimana anda mengubah kesibukan anda menjadi sebuah produktifitas? Mudah. Tenangkan diri anda, review semua komitmen dan target yang sedang anda ingin capai.

Buatlah prioritas dari tugas-tugas anda, dan lakukan tugas tersebut satu per satu mulai dari yang terpenting. Berikan diri anda untuk beristirahat disela-sela tugas satu dengan tugas lainnya.

Ingat hasil adalah yang paling penting dibanding waktu yang anda capai untuk meraih hasi tersebut.


9. Mereka membuat keputusan yang logis dan objektif.

Kadang orang yang sukses dapat meruntuhkan semua yang telah dia bangun bertahun-tahun hanya dengan sebuah keputusan yang emosional, dimana dia sangat dipengaruhi perasaannya dalam mengambil keputusan tersebut.

Emosi atau perasaan memang memberikan sebuah warna yang berbeda dalam kehidupan kita. Emosi juga dapat membuat kita melakukan hal yang salah, terutama dalam membuat sebuah keputusan.

Satu hal yang perlu diingat adalah jangan sampai emosi anda menguasai akal dan logika anda dalam mengambil sebuah keputusan. Jika hal ini terjadi, tenangkan dulu diri anda, sampai anda dapat berpikir dengan jernih, setelah itu baru anda membuat keputusan.


10. Mereka menghindari untuk membuat segala hal menjadi sempurna.

Kesempurnaan memang menjadi tujuan setiap orang dalam menyelesaikan tugas atau target yang dicapainya. Tapi kesempurnaan itu juga membuat seseorang terlalu banyak menghabiskan waktu dan perhatian untuk membuatnya dan juga menjaganya, sampai akhirnya mereka melupakan hal lain yang seharusnya mereka lakukan.

Seorang perfeksionis sangat menyukai sebuah kesempurnaan dalam hidupnya dan mereka juga selalu sulit untuk memulai suatu hal atau bahkan menyelesaikannya. Karena pada dasarnya  mereka selalu mempertimbangkan matang-matang suatu hal sebelum mereka memulai atau menyelesaikan hal tersebut.

Ingat, untuk menjadi seorang yang sukses tidak selalu harus menjadi orang perfeksionis, anda hanya perlu berani memulai dan menyelesaikan target anda, dan berusaha memperbaiki hasil dan proses yang anda lalui agar semakin baik dan semakin baik. Lagi pula tidak ada yang sempurna di dunia ini, iya kan?


11. Mereka bekerja diluar zona nyaman mereka.

Mereka yang sudah sukses sekarang ini, karena mereka mampu bekerja atau melakukan sesuatu diluar zona nyaman mereka. Orang-orang ini berani mengambil kesempatannya untuk mengubah hidup mereka, dan juga berani untuk menerima kegagalan yang jarang bisa diterima oleh orang-orang yang berada di zona nyaman.

Jika anda merasa hidup anda sekarang ini cukup membahagiakan dan terjamin, maka saat ini anda berada di zona nyaman. Untuk menjadi orang yang sukses, anda harus berani keluar dari zona tersebut dan melakukan sebuah tindakan perubahan serta menerima resiko sebuah kegagalan.

Perlu diingat, orang yang sukses adalah orang yang mampu menerima sebuah kegagalan yang mereka hadapi dan bangkit kembali untuk mewujudkan impiannya.


12. Mereka menjadikan sesuatu lebih sederhana

Leonardo da Vinci pernah mengatakan “Simplicity is the ultimate sophistication.” artinya kesederhanaan adalah sebuah kesempurnaan. Sesuatu yang sederhana dan simple tidak berarti berkualitas buruk, kadang hal tersebut memberikan manfaat yang berguna bagi setiap orang.

Di jaman modern ini, informasi sangat cepat bergerak dan muncul banyak inovasi yang tiada batasnya. Sayangnya hal ini membuat sebuah komplikasi, kesulitan dan juga konflik kebingungan.

Orang yang saat ini telah meraih kesuksesan berusaha selalu membuat sesuatu menjadi sesederhana mungkin sehingga mudah dimengerti dan juga dipahami.
Kita bisa mengambil contoh dari Google, dan melihat bagaimana mereka membuat mesin pencarinya begitu sederhana dan simpel dengan hanya menampilkan logo dan kotak pencari didalamnya, tanpa adanya hal-hal lain yang tidak perlu. Namun kesederhanaan tersebut, membuat Google menjadi lebih mudah digunakan, sehingga pada akhirnya perusahaan ini mampu menjadi perusahaan internet terbesar di dunia.


13. Mereka berfokus membuat sesuatu yang kecil dengan pengembangan tanpa henti.

Mulailah dengan suatu perubahan yang kecil, dengan mimpi yang besar. Tidak ada seorang pun yang mampu membuat hal besar langsung dalam sekejap mata. Semua itu dimulai dari sesuatu yang kecil dengan pengembangan tanpa henti, karena jika terus dikembangkan hal yang kecil juga lama-lama bisa menjadi besar.

Jika anda mulai dengan hal yang kecil, anda tidak harus membutuhkan banyak motivasi dan sumber-sumber untuk menciptakan hal tersebut. Setelah hal yang kecil tersebut tercipta, mulai kembangkan dan terus kembangkan sampai lama-kelamaan hal tersebut menjadi sebuah hal yang besar dan dapat mengubah orang-orang di dunia.

Lihat bagaimana Facebook memulai, dari hanya jejaring sosial kecil untuk mahasiswa, sampai akhirnya menjadi jejaring sosial yang telah memiliki 1 miliar pengguna di seluruh dunia. Atau pengusaha Bob Sadino, yang memulai usahanya dari berjualan telur keliling, sampai akhirnya dia berhasil mengelola jaringan ritel makanan Kem Chicks yang tersebar dimana-mana.


14. Mereka selalu mengukur dan melihat proses dari target mereka.


Orang-orang yang sukses tidak hanya bekerja di bisnis mereka, tapi mereka juga bekerja dalam bisnisnya. Mereka selalu mengevaluasi apa yang mereka telah lakukan. Mereka juga mengukur posisi mereka dengan target yang akan mereka capai dan berusaha mengetahui bagaimana cara meng-improve-nya.

Anda tidak dapat mengontrol apa yang anda tidak ukur dan ketahui. Jika anda mampu melihat dimana posisi anda saat ini, anda bisa memutuskan apakah cara anda sudah benar atau anda berada di jalan yang salah. Dengan begitu anda dapat memperbaiki cara anda dalam mencapai target tersebut.

Coba ukur setiap tindakan yang anda lakukan, catat proses tersebut agar anda dapat mengingatnya. Lalu tetapkan target yang ingin anda capai dan ukur apakah anda sudah mencapai target tersebut atau belum. Jika belum, pastinya ada sesuatu yang salah yang anda lakukan dan anda harus memperbaikinya agar anda mampu mencapai target tersebut.


15. Mereka berkonsentrasi kepada hal yang positif dan juga belajar dari kesalahan mereka.

Orang-orang sukses adalah orang-orang yang mampu berpikir positif dan berkonsentrasi pada hal positif tersebut. Mereka tahu kepositifan mereka mampu membawa mereka kepada sebuah kesuksesan.

Kehidupan ini selalu mencoba menguji anda apakah anda akan terus berpikir positif atau malah berpikir negatif. Ujian itu adalah kegagalan. Jika anda berpikir positif, anda akan melihat kegagalan tersebut adalah sebuah kesempatan dan sebaliknya jika anda berpikir negatif, anda akan melihat kegagalan adalah akhir dari semuanya.

Belajarlah dari kegagalan dan jadikan itu batu loncatan anda untuk maju lebih jauh lagi. Jangan sampai pikiran negatif menguasai anda dan melumpuhkan diri anda untuk menjadi orang sukses.


16. Mereka menghabiskan waktu dengan orang-orang yang benar.

Pernahkah anda melihat seorang direktur dari sebuah perusahaan multinasional bergaul dengan preman? Tentunya tidak. Dia pastinya akan bergaul dengan orang-orang profesional dan ahli.

Orang-orang sukses selalu menghabiskan waktu mereka untuk bergaul dan berkomunikasi dengan orang-orang yang sama dengan mereka, mampu mendukung mereka dan juga satu bidang dengan mereka. Mereka membuat sebuah ikatan sosial yang dapat memunculkan energi baru bagi mereka dan membuat mereka mampu meraih target mereka.

Sebenarnya sangat sederhana, pergaulan anda akan menentukan menjadi apakah anda. Jika bergaul dengan orang-orang yang salah, anda akan mendapat energi negatif yang akan membuat anda menjadi negatif, begitu juga sebaliknya. Pastikan anda berhubungan dengan orang yang mampu mendukung anda untuk mencapai apa yang ingin anda raih.


17. Mereka berusaha menyeimbangkan kehidupan mereka.

Kadang ada orang yang berhasil membuat sukses bisnisnya dan memiliki banyak uang, namun disisi lain dia tidak bahagia karena tidak memiliki cinta dalam dirinya dan membuatnya kesepian. Atau seorang yang sangat bahagia karena dikelilingi orang yang mampu mengasihinya, tapi sayangnya orang tersebut harus bekerja keras untuk mendapatkan uang.

Jangan sampai anda terjebak dalam hal ini. Pastikan hidup anda seimbang baik untuk bisnis, sosial, keluarga dan cinta. Jika anda terlalu berfokus kepada bisnis anda, pada akhirnya anda akan menyesal karena hal tersebut. Berikan waktu kepada diri anda untuk menikmati hal-hal lain yang harus anda rasakan, jangan sampai uang membutakan pikiran anda.

Keseimbangan ini juga membantu diri anda untuk lebih bahagia dalam hidup, karena satu hal yang pasti orang sukses adalah orang yang mampu membuat dirinya bahagia dalam segala aspek hidupnya.


Demikianlah 17 kebiasaan orang sukses yang bisa anda tiru. Dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan tersebut semoga anda bisa menjadi orang sukses dikemudian hari. Semoga informasi diatas bermanfaat. Terimakasih.

Sumber : 
http://log.viva.co.id, Sabtu, 29 Agustus 2015.
https://m.facebook.com/notes/fhizzgroup-business-center/12-kebiasaan-orang-sukses-yang-harus-anda-tiru/791520984197244/

Selasa, 09 Juni 2015

Tips Cerdas Berutang dengan Kredit Tanpa Agunan (KTA).


Kredit tanpa agunan (KTA) memberi kesempatan bagi nasabah untuk mendapatkan pinjaman dana dengan mudah. 

Bagaimana, agar KTA benar-benar memberi manfaat dan tidak menjadi jebakan yang malah menyusahkan hidup? Simak ulasan berikut.

KTA adalah salah satu produk dari institusi perbankan yang memberikan kesempatan pada nasabah perorangan untuk meminjam sejumlah dana tanpa jaminan. 

Namun, walau proses yang ditawarkan cepat, bukan berarti nasabah bisa dengan mudah mendapatkan dana tanpa persyaratan lengkap.

Pada umumnya, perbankan punya persyaratan dan dokumen yang harus dilengkapi untuk menganalisa kelayakan kredit, dilihat dari kemampuan dan alur kas nasabah. 

Antara lain, usia minimum dan maksimum, penghasilan minimum, kartu tanda penduduk (KTP), slip gaji bagi karyawan, atau izin profesi bagi profesional, rekening koran, kartu kredit dan tagihannya, nomor pokok wajib pajak (NPWP), serta surat pemberitahuan (SPT) pajak tahunan.

Sebelum tergiur untuk mengambil KTA, Anda wajib mengetahui dulu karakteristik dari produk ini.
  1. Perhitungan bunga KTA menggunakan metode antuitas dengan cicilan tetap. Cara ini menghasilkan porsi bunga yang lebih besar di awal periode pinjaman dibandingkan dengan cicilan pokoknya, dan porsi tersebut akan terbalik seiring periode pinjaman berakhir.
  2. Biaya provisi, atau biaya adminstrasi bank akan dibebankan dan dipotong di awal.
  3. Jika terlambat membayar cicilan, Anda akan dikenai biaya keterlambatan. 
  4. Jika nasabah tidak membeli perlindungan asuransi jiwa, sisa pinjaman akan menjadi kewajiban ahli waris jika nasabah meninggal dunia.
  5. Jika ingin melunasi pinjaman lebih cepat dari waktu yang ditentukan, Anda akan dikenakan biaya dari sisa pokok pinjaman.

Banyak orang memanfaatkan KTA untuk keluar dari masalah pemenuhan kebutuhan jangka pendek individu maupun keluarga. Maksud hati mencari solusi, tetapi yang terjadi justru terjebak dalam belitan utang.

Pengambilan keputusan berutang yang tidak bijaksana dan tidak berdasarkan skala prioritas biasanya menjadi faktor penyebab utama seorang nasabah gagal mengelola keuangan dan manajemen utangnya. 

Tentu Anda tidak mau ini terjadi, bukan? Sebab itu, sebelum memutuskan mengambil KTA ada beberapa hal yang perlu Anda garis bawahi: 
  1. Kebutuhan jangka pendek
  2. Tingkat urgensi tinggi
  3. Tidak memiliki kecukupan dana 
  4. Bisa disiplin menerapkan rasio kemampuan pelunasan sebesar 30-35 persen dari penghasilan tetap
  5. Kesiapan proyeksi alur kas untuk pelunasan, atau pelunasan dipercepat. 

Penulis : Siti Nuraisyah Dewi
Sumber : http://bisnis.news.viva.co.id, Senin, 8 Juni 2015, 06:01 WIB