Senin, 23 Maret 2015

Memperkenalkan : My PC Defender 2015 V - 7.0 Build March 23, 2015, Code Name : PITHO.

My PC Defender 2015 V - 7.0, dari Indonesia, untuk Indonesia dan dunia.

My PC Defender 2015 is an interface that helps you to destroy all mallicious software ( malware ), securing and controlling your computer if your computer is currently experiencing interference against viruses, worms , trojans , exploits , rootkits , and others .

My PC Defender 2015, adalah sebuah antarmuka yang membantu anda untuk menghancurkan berbagai aneka program penganggu (malware), mengamankan dan mengendalikan komputer anda jika saat ini komputer anda mengalami gangguan serangan virus, worm, trojan, exploit, rootkit, dan lain-lain.

My PC Defender 2015 is " computer security guard equipment and destroyer of all kinds of programs bully ( mallicoius malware software = ) " which may be nested and interfere with the performance of your computer . My PC Defender 2015 is a sophisticated combat equipment and integrated working with stealth technology and working in the temporary system , so that all work activities equipment in My PC Defender 2015 , could not be bothered and inhibited by malware in your computer . You can use My PC Defender 2015 to destroy malware , setting up and optimize your computer 's performance .

My PC Defender 2015, merupakan “peralatan penjaga keamanan komputer dan penghancur segala jenis program pengganggu (mallicoius software = malware) ”  yang mungkin bersarang dan mengganggu kinerja komputer anda.  My PC Defender 2015 adalah peralatan tempur yang canggih dan terintegrasi yang bekerja dengan teknologi stealth dan bekerja dalam temporary system, sehingga segala aktifitas kerja peralatan dalam My PC Defender 2015, tidak bisa diganggu dan dihambat oleh malware dikomputer anda. Anda dapat menggunakan My PC Defender 2015 untuk menghancurkan malware,  mensetting dan mengoptimalkan kinerja komputer anda.  


In this version of My PC Defender 2015 can be used and works well on the operating system Microsoft Windows XP , Vista , 7 and 8 .

Pada versi ini My PC Defender 2015 dapat digunakan dan bekerja dengan baik pada sistem operasi Microsoft Windows Xp, Vista, 7 dan 8.  


My PC Defender 2015 , presented in two languages ​​, namely English and Indonesian , it is because we created My PC Defender 2015 is indeed our special dedicated to the development of information technology in our country Indonesia , and also can be used by those who live outside Indonesia.

My PC Defender 2015, tersaji dalam 2 bahasa yaitu bahasa inggris dan bahasa Indonesia, hal ini karena kami menciptakan My PC Defender 2015 ini memang khusus kami dedikasikan untuk perkembangan teknologi informasi di negara kami Indonesia dan juga bisa digunakan oleh anda yang tinggal di luar Indonesia.


Our program My PC Defender 2015 is the full version , or we call as My PC Defender 2015 Advanced , which is equipped with a Live CD based boot feature the best antivirus in the world today : BitDefender , the latest release , March 18 , 2015. So with all the anti virus , anti- spyware , anti- keylogger , anti- rootkit , anti- exploit , anti hijacker and various other types of malicious malware , it is worth if we have our program dubbed as My PC Defender 2015 , Main Battle Suite for PC Shield and Protection .
Program kami My PC Defender 2015 ini merupakan versi full, atau biasa kami sebut sebagai My PC Defender 2015 Advanced, dimana dilengkapi dengan fitur booting Live CD berbasis Antivirus terbaik didunia saat ini : BitDefender, release terbaru, 18 Maret 2015. Sehingga dengan semua perangkat anti virus, anti spyware, anti keylogger, anti rootkit, anti exploit, anti hijacker dan berbagai jenis malware berbahaya lain, layaklah kalau program kami ini kami juluki sebagai My PC Defender 2015, Main Battle Suite for PC Shield and Protection.

Perhaps you feel confused when you are done burning CD / DVD of this, because you do not see the components of anti virus / malware of any kind. But do not worry insert this CD into the CD / DVD ROM drive and you will see the completion of new weaponry and the hidden power of the My PC Defender is. CD / DVD, we claim free from viruses, spyware, other malware types because we are very experienced in handling various kinds of malware on the computer, including CD / DVD of this.

Mungkin anda merasa bingung saat anda selesai memburning CD/ DVD ini, karena anda tidak melihat komponen anti virus/ malware apapun. Namun jangan kuatir masukkan CD ini ke CD/ DVD ROM komputer anda dan anda baru akan menyaksikan kelengkapan persenjataan dan kekuatan tersembunyi dari My PC Defender ini.  CD/ DVD ini kami klaim bebas virus, spyware, jenis malware lain karena kami sangat berpengalaman dalam penanganan berbagai macam malware di komputer, termasuk di CD/ DVD ini.


Do not worry with all the existing features My PC Defender 2015 program you can download and use for free , for personal non-business use.
Jangan kuatir dengan segala fitur yang ada program My PC Defender 2015 dapat anda download dan gunakan secara gratis, untuk pengunaan pribadi non bisnis.

For those of you who are interested in using our program My PC Defender 2015 , a download link will be given followed. This tool may be useful to make your computer to keep the best condition to support your performance.

Bagi anda yang berminat akan menggunakan program kami My PC Defender 2015, link download akan kami berikan menyusul. Semoga tool ini bermanfaat untuk menjadikan komputer anda agar tetap dalam kondisi terbaik untuk menunjang kinerja anda.

my pc defender
Untuk perkembangan lebih lanjut tentang My PC Defender 2015 dan link download, 
silahkan mengunjungi official site kami di : 

Kamis, 19 Maret 2015

Pengusaha "Dilahirkan" atau "Diciptakan" ?

berani mengambil resiko

Apakah seorang pengusaha itu dilahirkan (born) atau diciptakan (made)?

Menurut saya, keduanya merupakan jawaban yang tepat karena seorang pengusaha sejati tidak mungkin berasal hanya dari salah satunya saja. 

Born berhubungan dengan bakat dan potensi sang anak yang melekat pada dirinya pada saat lahir ke dunia. Namun bakat dan potensi saja tidaklah cukup. Made menjadi faktor penting lainnya dalam membentuk karakter dan kepribadian dengan cara membekali sang anak dengan ilmu, ketrampilan serta lingkungan yang baik.

Entrepreneur is not only born but also made. Dahulu, kewirausahaan dianggap sebagai bakat yang dibawa sejak lahir sehingga tidak dapat dipelajari. Sekarang, kewirausahaan ternyata bisa dipelajari dan tidak cukup hanya mengandalkan bakat saja. Oleh karena itu, kombinasi antara born dan made menjadi sangat penting dalam membentuk kepribadian seorang pengusaha yang tangguh.

Saya percaya bahwa setiap anak yang dilahirkan ke muka bumi ini memiliki bakat dan potensi yang spesial. Namun itu saja tidak cukup. Anak juga harus diberikan berbagai macam ketrampilan yang dapat digunakan saat nanti mulai menjalankan usahanya. Ketrampilan bukanlah ilmu pasti yang bisa dipelajari di bangku sekolah, namun didapat dengan langsung mempraktekkannya, atau istilahnya learning by doing. Selain ketrampilan, mengasah mental pun sangat penting agar nantinya dia bisa bangkit saat menghadapi kegagalan. 

Hal-hal seperti ini sangat penting diajarkan sejak kecil agar anak tidak manja dan bermalas-malasan. Orangtua juga harus menanamkan sikap mandiri kepada anak, sehingga nanti saat dewasa dia akan tumbuh menjadi seorang pengusaha yang tidak cengeng dan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi pekerjaannya.

Banyak negara maju yang telah mengajarkan kewirausahaan sejak dini. Sejak tahun 1970 di berbagai universitas terkemuka di Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa lainnya sudah diajarkan tentang konsep kewirausahaan. Pada tahun 1980-an, konsep tersebut mulai diperkenalkan sejak bangku sekolah, dan bukan lagi hanya di bangku kuliah. Sehingga wajar saja, negara-negara tersebut memiliki pengusaha yang berkualitas karena sudah dipersiapkan dengan baik dan terencana. 

David C Mclelland dalam bukunya The Achieving Society, mengatakan bahwa paling tidak dibutuhkan 2 persen pengusaha dari total jumlah penduduk agar sebuah negara menjadi makmur dan sejahtera. Jika mengacu perhitungan tersebut, berarti dari total 250 juta penduduk Indonesia, minimal harus ada 5 juta pengusaha untuk membangun negara ini dalam bidang ekonomi. 

Namun menurut saya, 2 persen bukanlah angka ideal. Sebagai negara yang besar, paling tidak Indonesia membutuhkan minimal 5 persen dari total populasinya, atau sekitar 12,5 juta orang. Sebagai perbandingan, jumlah pengusaha di Singapura 10 persen, Jepang 15 persen, China 16 persen dan Amerika Serikat 18 persen dari total penduduknya.

Kementerian Koperasi dan UKM mengeluarkan data tentang jumlah pengusaha Indonesia di tahun 2015 yang mengalami peningkatan cukup signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Saat ini, total pengusaha di Indonesia berada di kisaran angka 1,5 persen (3,75 juta). Saya optimis angka ini akan terus tumbuh hingga mencapai 5 persen dalam kisaran waktu 5-10 tahun. Syaratnya, Indonesia bisa menaikkan tingkatan ease of doing business (kemudahan melakukan bisnis) ke level 50 besar dunia.

International Finance Corporation (IFC), anggota dari Bank Dunia, melansir laporan bertajuk Doing Business 2015. Data tersebut merangkum tentang kemudahan berbisnis di suatu negara yang terdiri dari berbagai faktor. Indonesia menempati posisi ke-114, naik 3 peringkat dari posisi ke-117 di tahun 2014. 

Tapi tentu, hasil ini tidaklah menggembirakan karena kita jauh tertinggal dibanding negara-negara ASEAN lainnya. Singapura di urutan pertama, Malaysia di urutan ke-6, Thailand di urutan ke-18, Brunei Darussalam di urutan ke-59, Vietnam di urutan ke-99 dan Filipina di urutan ke-108.

Faktor lingkungan juga berpengaruh dalam membentuk karakteristik anak untuk menjadi seorang pengusaha. Para orangtua selalu memberi nasihat yang sama bagi anak-anaknya, “Kamu harus rajin belajar ya, biar nanti kalau sudah besar bisa kerja di perusahaan yang bagus dan mendapat gaji yang besar.” Nasihat seperti ini akhirnya membentuk pola pikir sang anak untuk lebih memilih menjadi karyawan dibanding pengusaha.

Sistem pendidikan di Indonesia tidak mengajarkan kreativitas dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan dengan baik. Kampus-kampus lebih banyak menciptakan para pencari kerja dibanding pembuat lapangan kerja. Setiap tahunnya, jumlah orang yang berbaris untuk mendapat pekerjaan selalu bertambah dari tahun sebelumnya.

Saya pribadi berpendapat bahwa justru pendidikan adalah sektor terpenting dalam menciptakan para pengusaha baru. Memang betul bahwa ada cerita tentang para pengusaha sukses yang tidak lulus kuliah atau bahkan drop out dari kampus, seperti Bill Gates, Steve Jobs, Michael Dell, Mark Zuckerberg, dll.

Namun yang tidak diketahui oleh orang banyak, ternyata mereka sudah melatih dirinya di luar kampus untuk menjadi seorang pengusaha handal. Mereka sudah membangun jejaring dari usia yang sangat muda dengan orang-orang yang berpotensi akan bekerjasama di masa depan. Sehingga, mereka bukan belajar di sekolah formal, melainkan sekolah jalanan.

Tentu tidak semua orang bisa seperti itu, maka dari itu dibutuhkan sistem pendidikan tentang kewirausahaan di bangku sekolah agar setiap anak sudah disiapkan menjadi pengusaha sejak dini. Hal ini penting karena seorang pengusaha tidak dibuat dalam waktu sekejap, melainkan melalui proses yang panjang sejak kecil. 

Apa yang terjadi pada tahun-tahun pertama kehidupan Anda akan membuat perbedaan yang sangat berarti dalam tahapan berikutnya. 

Penulis : Muhammad Assad
Sumber : bisniskeuangan.kompas.com, Rabu, 4 Februari 2015, 07:08 WIB.

Perbedaan Antara Pengusaha Yang Sesungguhnya dan Mereka Yang Masih Sekadar Bercita-cita.

tidak hanya berorientasi pada uang

Sukses menjadi seorang wirausahawan kini menjadi mimpi banyak orang. Tidak heran, profesi sebagai seorang pengusaha memang dianggap menjanjikan banyak keuntungan. Tidak sedikit orang yang bermimpi, berharap suatu hari nanti bisa punya perusahaan yang besar dengan pendapatan nan menjanjikan.

Namun, mewujudkan mimpi demi menjadi pengusaha juga bukan hal mudah. Kasarnya, kamu harus rela “membanting tulang” untuk mencapai cita-cita itu. Akan banyak tantangan yang menghadang jalanmu sebelum mencapai kesuksesan dan sah disebut sebagai seorang entrepreneur jempolan.

Agar niatmu jadi pengusaha semakin terpacu, kamu harus tahu perbedaan antara mereka yang sudah sukses jadi pengusaha dan mereka yang masih sekadar bercita-cita saja. Simak, yuk!

  • Pengusaha yang Sesungguhnya Tak Suka Membusungkan Dada. Mereka yang Sekadar Bercita-cita Bisa Jadi Bersikap Semena-mena

Punya usaha besar yang telah dikenal oleh banyak orang tentu membuat orang rasa bangga datang. Hal tersebut menjadi wajar mengingat untuk sampai di titik itu sudah banyak kesulitan yang berhasil dia takhlukkan. Limpahan materi juga menjadi alasan tambahan, mengapa sebenarnya mereka pantas untuk membusungkan dada. Keberhasilan yang kini telah diraih menjadi sebuah capaian yang memang pantas untuk membuatnya berbangga.

Meskipun punya prestasi yang pantas untuk dibanggakan, hal tersebut tak lantas membuat mereka menjadi pribadi yang sombong secara berlebihan. Rasa rendah hati dan terus mau belajar menjadi ciri khas dari sikap mereka. Sikap ini jugalah yang pada akhirnya mengantar mereka ke puncak keberhasilan yang lebih tinggi lagi.

  • Seorang Pengusaha Akan Berusaha Optimis. Mereka Tak Mudah Menangis Sekalipun Perjuangan Mencapai Kesuksesan Terasa Tragis

Menjadi seorang pengusaha bukanlah hal yang mudah dilakukan. Berbagai kesulitan, tantangan, bahkan hambatan mungkin saja menghampirimu dalam perjalanan menuju kesuksesan. Mulai dari pengalaman ditipu orang, dimaki-maki pelanggan, uang dibawa kabur vendor, serta berbagai kesulitan lainnya adalah bagian dari kehidupan sehari-hari seorang pengusaha.

Namun meski harus menjalani hari-hari yang sulit, bukan berarti mereka akan berhenti begitu saja. Berbagai tantangan tersebut justru mencambuk mereka untuk menjadi orang yang lebih baik lagi. Alih-alih merasa bahwa sudah tidak ada lagi harapan saat kesulitan datang, mereka justru sibuk menemukan beribu kesempatan. Jiwa mereka selalu dipenuhi oleh energi positif yang membuat mereka selalu mampu bangkit lagi ketika tantangan datang menguji.

  • Para Pengusaha Percaya Bahwa Kegagalan Tak Perlu Dirisaukan. Mereka yang Sekadar Bercita-cita Justru Memilih Mundur Lantaran Ketakutan

Jika kamu pernah mendengar saran bahwa seorang pengusaha yang baik itu berani mengambil resiko maka  saran itu harus kamu dengar. Alasannya adalah karena dengan keberanian kamu memiliki peluang untuk mendapatkan keuntungan diharapkan. Sementara sikap ‘bermain aman’ hanya akan membuatmu berada pada satu fase yang itu-itu saja.

Berani mengambil resiko di sini bukan berarti dilakukan dengan tanpa perhitungan. Kamu tetap harus mempertimbangkan berbagai aspek yang dibutuhkan. Hanya yang menjadi penekanan di sini adalah bahwa mereka yang sudah berhasil mencatatkan namanya sebagai pengusaha sukses adalah golongan orang berani mengambil resiko. Kegagalan tidak dipandang sebagai sosok menakutkan yang harus mati-matian dihindari. Sebaliknya kegagalan tersebut justru dijadikan pengalaman belajar yang membuat mereka bisa lebih baik lagi ke depannya.

  • Seseorang yang Berjiwa Pengusaha Percaya Bahwa Uang Bukanlah Segalanya. Dia Tak Mudah Terbuai Harta Atau Hasrat Menjadi Kaya Raya

Seorang pengusaha sejati tidak hanya berorientasi pada besaran nominal uang yang diterima saja. Menghasilkan produk atau jasa yang berguna bagi banyak orang juga menjadi cita-cita jangka panjang mereka. Itu artinya, ketika menghasilkan produk atau jasa tak lantas membuat mereka melupakan manfaat produknya bagi orang lain. Tidak hanya berjuang membuat barang atau jasa yang ditawarkan laku dibeli tapi juga memikirkan manfaat dari barang dagangan itu sendiri.

Dengan menghasilkan barang yang berguna bagi banyak orang maka hal tersebut akan membuat banyak orang membuthkan produk itu dalam jangka waktu yang lama. Pada intinya bisnis yang dirintis tidak selalu soal besaran jumlah uang yang didapat tapi juga bagaimana menghasilkan barang yang memberikan banyak manfaat.

  • Mereka Tahu Bahwa Sukses Tak Bisa Datang Dalam Semalam. Mereka Akan Bekerja Keras Tanpa Mau Peduli Siang dan Malam

Kamu keliru jika membayangkan bahwa hidup seorang pengusaha selalu dikelilingi dengan berbagai kemudahan. Namun, jadi pengusaha bukannya bersenang-senang, justru bekerja mati-matian demi mencapai kesuksesan. Kerja keras yang dilakukan memang belum tentu terlihat, namun bukan berarti mereka bisa berleha-leha ketika memperjuangkan keberhasilan.

Saat banyak karyawan biasa tertidur di malam hari untuk melepas rasa lelah setelah seharian bekerja, para pengusaha sukses bisa jadi sibuk memikirkan hal apa lagi yang bisa dilakukan untuk memajukan usaha mereka. Sekali pun memiliki title ‘bos’ hal tersebut tak lantas membuat mereka bekerja lebih ringan dari yang lainnya. Kesadaran akan pentingnya bekerja keras demi mencapai keberhasilan itulah yang membuat mereka tak lelah untuk terus berusaha.

  • Dia yang Sekadar Ingin Jadi Pengusaha Hanya Akan Menunggu Kesempatan Datang. Pengusaha yang Sesungguhnya Justru Berjuang Menciptakan Peluang

Para pengusaha sukses tahu betul untuk menggapai keberhasilan mereka tidak harus menunggu sebuah kesempatan datang. Sebaliknya kesempatan itu harus diciptakan agar segera datang. Hal tersebut membuat mereka seringkali dilihat sebagai orang yang selalu beruntung. Padahal, keberuntungan tersebut tidak datang begitu saja melainkan suatu hal yang senantiasa diusahakan.

Kesadaran akan pentingnya mengejar kesempatan membuat mereka bertumbuh jadi pribadi yang enggan menyerah sekalipun berhadapan dengan kebuntuan. Selalu mencari jalan keluar adalah moto hidup yang tidak pernah dilupakan. Mereka tahu betul bahwa memiliki karakter sebagai pekerja keras adalah modal utama guna mencapai keberhasilan dalam angannya.

  • Jaringan Pertemanan Akan Dibuat Seluas-luasnya. Seorang Pengusaha Percaya, Pergaulan yang Itu-Itu Saja Tak Bisa Membawa Mereka Berjaya

Bercita-cita menjadi pengusaha sukses namun enggan memperluas pertemanan? Yakinlah hal tersebut justru membuatmu sulit menggapai keberhasilan. Dengan membuat jaringan pertemanan yang lebar akan memungkinkan kamu bertemu dengan banyak orang yang potensial untuk diajak bekerja sama membangun usaha.

Hal ini juga bisa membuatmu belajar beragam ilmu dari orang yang kamu temui nantinya. Luasnya jaringan pertemanan menjadi modal penting untuk seorang pengusaha menjaga kelangsungan usahanya. Dengan menjaga kualitas pertemanan tersebut juga membuat pengusaha bisa belajar lebih banyak hal baru.

Nah, gimana? 
Sudahkah kamu jadi pengusaha yang sesungguhnya, atau saat ini masih sekadar bercita-cita saja? Apapun itu, jangan mudah menyerah dalam perjalanan menuju cita-citamu dan teruslah berusaha demi merawat mimpi-mimpimu!

Penulis : Priscilla Silaen 
Sumber : www.hipwee.com, 27 Pebruari 2015.